Last Posted

Friday, September 16, 2016
Bupati Bersama Ribuan Masyarakat Batubara Sholat Idula Adha 1437 H di Lapangan Indrasakti Air Putih.

Bupati Bersama Ribuan Masyarakat Batubara Sholat Idula Adha 1437 H di Lapangan Indrasakti Air Putih.



Humas Setdakab Batu Bara
Siaran Pers
Nomor                : 02/Humas/ SP/09/2016
Hari/Tanggal      : Senin, 12 September 2016
Lokasi                : Lapangan Sepak Bola Indrapura

Bupati Batubara H OK Arya Zulkarnain SH, MM bersama ribuan warga yang terdiri dari kaum ibu, bapak dan anak-anak melaksanakan sholat idul adha 10 dzulhijjah 1437 H dilapangan Indrasakti Kecamatan Air Putih, Senin (12/9).

Seribuan warga terlihat antusias mengikuti sholat idul adha yang dilaksanakan pemkab Batubara itu juga terlihat diikuti oleh pejabat, para kepala SKPD diantaranya kepala BKD Saut Siahaan SE, Kadisbudparpora Ishak Liza, Kepala BPBD M.Nasir Yuhanan, Kadishub Aladin, Para camat, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta terlihat seratusan anak-anak.

Pada pelaksanaan Sholat Idul Adha kali ini ada yang lain dari tahun tahun sebelumnya, kali ini sebagai khotib idul adha datang dari negara tetangga singapura yakni Ustadz H Windu Wijaya M.Pd serta disisi lain terlihat aparat kepolisian mengatur lalu lalang kendaraan agar tetap tertib dan terhindar dari kemacetan.

Dalam khutbahnya, Wisnu Wijaya yang merupakan kelahiran indonesia itu mengingatkan kaum muslimin dan muslimat di Batubara untuk senantiasa meningkatkan ketaqwaan kepada Allah tuhan yang maha esa, beliau juga menekankan pentingnya ibadah qurban sebagai bentuk keta'atan kepada Allah SWT.

"Jika setiap tahun kita mampu ganti gadget model baru sebagai kebutuhan, maka mari jadikan berqurban sebagai kebutuhan yang merupakan ibadah yang berfungsi sebagai pembersih diri serta sebagai bentuk kecintaan dan ketaatan kepada Allah SWT", ujarnya.

Sehingga kata Wisnu, tidak ada yang menjadikan alasan bagi orang yang tergolong mampu untuk tidak melaksanakannya, sebab sejarah mencatat tidak ada orang yang jatuh miskin karena berqurban, bahkan siapa saja yang melaksanakan qurban adalah pribadi yabg dicintai serta mendapat keberkahan hidup yang melimpah.

10 dzulhijjah adalah bulan yang sangat dimuliakan, dimana pada hari ini jutaan manusia dari berbagai penjuru dunia melaksanakan wukuf dipadang arafah, takbir dan tahmid menggema sebagai bentuk pujian atas keagungan dan kebesaran Allah.

Sebelumnya saat pelaksanaan sholat idul adha dipimpin H Adnan Haris dari Kemenag Tebingtinggi sebagai imam, serta Syahrisam kepala bagian Kesejahteraan sosial Setdakab Batubara bertindak sebagai bilal.

Usai melaksanakan ibadah sholat idul adha, Bupati OK Arya melaksanakan temu ramah dan makan bersama dengan masyarakat jama'ah idul adha itu diaula kantor Camat Air Putih dan selanjutnya menyerahkan bantuan sembako dan santunan kepada anak yatim serta memberikan bantuan pembangunan mesjid dari jama'ah pengajian islam pimpinan H Wisnu Wijaya dari Singapura.

Bupati juga secara simbolis menyerahkan hewan qurban yang terdiri dari 42 ekor lembu yang 28 ekor diantaranya merupakan qurban pemerintah Kabupaten Batubara serta  14 ekor lainnya qurban dari kelompok pengajian binaan H Windu Wijaya di Singapura.

Usai dilakukan penyembelihan yang dilakukan oleh tim pemotong hewan dari dinas peternakan setempat yang disaksikan langsung oleh Bupati Batubara dan Ustadz H Windu Wijaya, kemudian daging hewan tersebut dibagikan kedesa-desa yang telah ditentukan diseluruh kecamatan se Kabupaten Batubara.




KABAG HUMAS PIMPINAN
SETDAKAB BATU BARA

                 dto.                        
Andri Rahadian,AP
PEMBINA
NIP. 19740805 199311 1 001
Read More »
Friday, September 9, 2016
INOVASI BUPATI BATU BARA, H OK ARYA ZULKARNAIN  UNIT REAKSI CEPAT ANTI KEKERASAN  ANAK DAN PEREMPUAN

INOVASI BUPATI BATU BARA, H OK ARYA ZULKARNAIN UNIT REAKSI CEPAT ANTI KEKERASAN ANAK DAN PEREMPUAN



Untuk ke tiga kalinya Bupati Batu Bara H OK Arya Zulkarnain SH MM meraih penghargaan Kepala Daerah Innovatif dari Koran Sindo tahun 2016 di Bandung, Jawa Barat. Sebelum nya Bupati Batu Bara meraih penghargaan Kepala Daerah Inovatif tahun 2014 di Solo tentang Kemandirian Desa dan tahun 2015 di Makasar tentang pembangunan maritim dan pariwisata.

Penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) yang digelar di Bandung, Jawa Barat, pada Kamis malam 11 Agustus 2016 merupakan gelaran ke-3 yang diprakarsai oleh Koran Seputar Indonesia (Sindo).
KDI merupakan apresiasi Koran Sindo atas berbagai keberhasilan para kepala daerah dalam mengelola dan menggarap potensi daerah sehingga memacu pertumbuhan dan kemajuan berbagai sektor pembangunan di daerahnya masing-masing. 
 
“Pemberian penghargaan diharapkan bisa memacu kepala daerah lain untuk berinovasi dalam memberikan pelayanan dan membantu Indonesia keluar dari kesulitan yang telah melanda selama ini,” kata Hary Tanoe.
Ada beberapa kategori penilaian yang diberikan, yaitu ategori tata kelola pemerintahan, kategori ekonomi kreatif, kategori pendidikan, kategori pelayanan kesehatan, kategori pembangunan infrastruktur serta kategori pemberdayaan masyarakat. 


Bagi para kepala daerah, penghargaan ini memberikan kebanggaan tersendiri karena penilaian diberikan secara independen dan berbasis prestasi. Mereka yang menerima penghargaan KDI di antaranya Bupati Batubara OK Arya Zulkarnaen.

OK Arya dinobatkan sebagai Kepala Daerah Inovatif karena keberhasilannya dalam bidang pembangunan sumber daya manusia. Untuk meminimalisir angka kekerasan terhadap anak dan perempuan, Pemerintah Kabupaten Batu Bara,Sumatera Utara telah menyiapkanPeraturan Daerah (Perda)Nomor 2 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak KorbanKekerasan. Dan sebagai tindaklanjutnya Pemkab Batu Bara telah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) No. 22 Tahun 2016 tentang PembentukanPusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Batu Bara.“Sebagai implementasi dari Perda dan Perbup tersebut, kami akan membentuk tim Unit Reaksi Cepat (URC) pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan,” kata Bupati OK Arya.

Menurut OK Arya, Pusat Layanan Terpadu ini terdiri dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dari Pem kab Batu Bara seperti Badan Pemberda yaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB), Satpol PP, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemerintah Desa (BP MPD), Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga, serta dari instansi lain seperti Kementrian Agama, Polres Batu Bara, Kodim Asahan, Lapas Batu Bara dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Batu Bara. OK Arya mengungkapkan di bentukan Pusat Pelayanan Terpadu itu sebagai  salah satu program inovasi dari Pemkab Batu Bara untuk meminimalisir angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Batu Bara, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu. Mengingat, korban kekerasan anak dan perempuan yang berasal dari masyarakat kurang mampu sering kali tidak sampai ke ranah hukum, karena keterbatasan pengetahuan maupun materil. “Perbup ini sebagai sa lah satu upaya kita untuk mencegah tindakan kekerasan terhadap anak dan perempuan. Selain itu, regulasi ini untuk membantu masyarakat kurang mampu yang menjadi korban. Pemkab akan membantu advokasi hingga rehabilitasi korban” paparnya. Dia mengatakan untuk memaksimalkan tugas Pusat layanan terpadu ini, di tingkat kecamatan dibentuk Tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang berkantor di kantor Camat, yang dipimpin oleh Ex Officio Kasi Penertiban di Kecamatan. Tim URC inilah yang akan membantu Pusat Pelayanan Terpadu me lakukan Patroli keliling di desa dan Kelurahan yang ada di wilayah kecamatan, sekaligus me laksanakan sosialisasi kepada masyarakat melalui sekolah dan kantor – kantor Desa/Kelurahan. Jadi diharapkan masyarakat dapat langsung melaporkan kejadian / tindak kekerasan yang terjadi langsung ke kantor Camat via URC ini. Dan ditingkat desa di buka Unit Pengaduan Masyarakat sehingga masyarakat dimudahkan dalam melaporkan  kejadian yang terjadi di desa. Direncanakan dalam APBD desa ditampung dana operasional  kepala desa untuk kegiatan operasional Unit Pengaduan ini, sehingga tidak ada alasan dari Kepala Desa tidak ada anggaran untuk ke giatan penanggulangan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di tingkat desa.

Selama ini harus di akui, bila ada kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di daerah terpencil di sini, kita sering terbentur dengan anggaran. Tidak jarang kepala desa di kawasan tersebut mengaku tidak memiliki ongkos untuk mengantar anak atau perempuan yang jadi korban kekerasan ke rumah sakit untuk divisum atau di tindak lebih lanjut.” Jelasnya.

Menurut OK Arya, dengan adanya Perda dan Perbup yang di perkuat dengan dibentuknya Tim URC tersebut, diharapkan, angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Batu Bara menjadi berkurang. “Nanti, anggaran untuk Tim URC itu kita siapkan dari APBD. Tujuannya agar operasional Tim URC itu berjalan dengan maksimal. Walau kita berada di daerah, bukan berarti kita tidak memiliki inovasi untuk mencegah hal-hal seperti itu,” pungkasnya. Kepala BP2KB Kabupaten Batu Bara, Budianto mengungkap kan Pusat Pelayanan Ter padu di tingkat Kabupaten beserta Tim URC di tingkat Kecamatan akan bersinergi dengan Fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit Umum daerah (RSUD), Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di masing-masing desa di Kabupaten Batu Bara.

Ke depannya, fungsi Puskesmas dan Pustu tidak hanya sebagai sarana untuk Posyandu dan layanan kesehatan lainnya, namun juga akan dijadikan sebagai tempat pelayanan pertama terkait kekerasan anak dan perempuan tersebut. Baru setelah dilayani ternyata membutuhkan rawatan intensif akan dilanjutkan ke Rumah Sakit Umum Daerah dan atau Rumah Sakit Rujukan yang lebih tinggi. “Pusat Layanan Terpadu dan URC juga akan menyediakan layanan Telepon HOTLINE 24 jam yang dapat dihubungi langsung. Termasuk  layanan Psikolog on call 24 jam. Tujuannya agar bila ada korban yang butuh Psikolog, kita sudah siap. Selain itu, sudah ada 14 Puskesmas yang siaga untuk melayani hal tersebut,” jelasnya.

Jadi, bila ada korban tindakan kekerasan terhadap anak dan perempuan seperti tindakan kekerasan seksual,  korbannya bisa langsung dilayani di Batu Bara dengan telah dipersiapkan tenaga ahli Dokter Spesialis Kebidanan (SPOG). Karena selama ini, Budianto menambahkan untuk menangani korban kekerasan seksual selalu dibawa keluar kabupaten. “Dengan bersinergi nya sejumlah SKPD dengan instansi terkait tersebut, maka kita akan dengan mudah menangani korban kekerasan terhadap anak dan perempuan itu dan kita juga akan dengan mudah meminimalisir angka kekerasan terhadap anak dan perempuan itu,” ujarnya.
Read More »
Wakil Bupati Batubara terima Kunjungan Kerja DPRK Benermeriah Aceh

Wakil Bupati Batubara terima Kunjungan Kerja DPRK Benermeriah Aceh



Humas Setdakab Batu Bara
Siaran Pers
Nomor                : 01/Humas/ SP/09/2016
Hari/Tanggal      : Selasa, 6 September 2016
Lokasi                : Aula Kantor Bupati Batu Bara

DPRK Benermeriah Aceh melakukan kunjungan kerja dikabupaten Batubara dalam rangka konsultasi dan studi banding bidang perikanan dan peternakan yang diterima oleh wakil Bupati Batubara H RM Hari Nugroho, Plt Sekda Darwis dan ketua sementara DPRD Batubara Nafiar S.Pd, Selasa (6/9) diaula Kantor Bupati di Limapuluh.

Bupati Batubara diwakili Wakil Bupati H.RM Hary Nugroho menyampaikan apresiasi kepada DPRK Benermeriah yang melakukan kunjungan kerja ke tanah bertuah Batubara, "kami menyadari masih banyak kekurangan namun ternyata dilihat memiliki kelebihan sehingga dijadikan salah satu referensi dalam melakukan kujungan kerja.

Ketua sementara DPRD Batubara Nafiar menyambut baik kehadiran DPRD Benermeriah melakukan kunjungan kerja terkair potensi perikanan dan peternakan, "Batubara yang terdiri dari 7 kecamatan dimana 5 kecamatan berbatasan langsung dengan laut yang berbatasan dengan laut selat malaka.

Pada prinsipnya Nafiar menyatakan merasa tersanjung atas kehadiran para anggota DPRK Benermeriah ke Batubara, " kedepan kita berharap ada kunjungan balasan dari kami, sehingga menjadi media saling berbagi pengalaman dan kebijakan terkait program anggaran dan dapat berjalan dengan baik dan kedua daerah dapat saling tukar informasi untuk keberhasilan setiap rencana penbangunan didaerah masing-masing", ujar Nafiar.

Wakil ketua DPRK Benermeriah Darwinsah didampingi Andi Sastra menyampaikan bahwa tujuan kunjungan kerja tersebut meliputi program dan kebijakan pemkab Batubara dibidang perikanan dan peternakan dimana Kabupaten Benermeriah merupakan Kabupaten kecil hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Tengah yang memiliki 10 kecamatan serta dihuni oleh sekitar 140.000 jiwa.

Darwin juga mengatakan kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi media silaturrahim dan syaring informasi untuk memajukan sektor perikanan dan peternakan serta inovasi dan program kerja lainnya untuk kemajuan masing-masing pemerintah daerah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Darwinsah bersama anggota DPRK lainnya Satriawanto, Drs Zetmen, Mohammad Dien, Muhammad Saleh, Rahmah, Liza Jonadi diterima dan diberikan pemaparan terkait potensi perikanan yang bersumber dari hasil tangkap dari Sekretaris Diskanla Batubara Fuad dan paparan terkait potensi peternakan oleh sekretaris Disnak Batubara Edi Fanhuri.



KABAG HUMAS PIMPINAN
SETDAKAB BATU BARA

                 dto.                        
Andri Rahadian,AP
PEMBINA
NIP. 19740805 199311 1 001


Read More »
Friday, August 26, 2016
Pelantikan Eselon II dan III di Lingkungan Pemkab Batu Bara

Pelantikan Eselon II dan III di Lingkungan Pemkab Batu Bara



Humas Setdakab Batu Bara
Siaran Pers
Nomor                : 06/Humas/ SP/08/2016
Hari/Tanggal      : Jumat, 26 Agustus 2016
Lokasi                : Aula Kantor Bupati Batu Bara

Bupati Kabupaten Batubara OK Arya Zulkarnain melantik 4 pejabat eselon dua dan tiga dilingkungan Pemerintah Kabupaten Batubara, Jumat (26/8).

Pejabat eselon dua yang dilantik Lutfi Solihin Sirait yang sebelumnya menjabat sebagai asisten 1 pemerintahan dan kesra menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Batubara. Sedangkan pejabat eselon tiga, Heriawan sebagai Kabid pendaftaran di disdukcapil, Muhardi Sano sebagai Kabid pengawasan di disdukcapil, dan Abdi Resoki sebagai Inspektur pembantu di Inspektorat Kabupaten Batubara.

Bupati Kabupaten Batubara OK Arya Zulkarnain, SH MM dalam arahannya berharap kepada para pejabat eselon yang dilantik untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diamanahnahkan dengan sebaik mungkin. Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Jangan kecewakan masyarakat, ujar Bupati OK Arya.

Usai prosesi pelantikan, Lutfi menuturkan akan melakukan bersih-bersih birokrasi untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Ia tidak ingin mendengar ada masyarakat yang mengeluhkan sulit dan mahalnya biaya mengurus KTP, KK, dan akte kelahiran dikantor Disdukcapil Kabupaten Batubara. Pada dasarnya KTP,KK dan akte kelahiran merupakan hak setiap warga negara Indonesia yang harus diberikan secara gratis, ujarnya.

 Prosesi pelantikan dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Batubara Saut Siahaan, SE, Kepala Inspektorat Kabupaten Batubara Rusian Heri,S.Sos, dan para kepala SKPD.


KABAG HUMAS PIMPINAN
SETDAKAB BATU BARA

                 dto.                        
Andri Rahadian,AP
PEMBINA
NIP. 19740805 199311 1 001
Read More »
Breaking News
Loading...
Quick Message
Press Esc to close
Copyright © 2013 HUMAS SETDAKAB BATU BARA All Right Reserved